Blog

Rahwana and the abducted Sita fly on the Wilmana

Dalam kisah Ramayana, diceritakan pada suatu hari Dewi Sita diculik oleh Rahwana karena ia sangat menginginkan Dewi Sita menjadi istrinya. Sayangnya, Sita yang setia dengan Rama tidak mengabulkan permohonan Rahwana. Akhirnya, Rahwana menculik Sita untuk dibawa ke kerajaanya. Bahasa Indonesia English

Read full post

Family Life

Kehidupan sehari-hari. Penggambaran Lempad tentang lingkungan keluarga tradisional. Bahasa Indonesia English

Read full post

Two Monkeys – Monkey Series

Sebuah adegan yang menggambarkan perkelahian antara kera dan raksasa pada akhir cerita Ramayana, di mana pasukan Rama menyerang Alengka tempat Rahwana untuk melepaskan Sita. Bahasa Indonesia English

Read full post

Erotic Dancers

Sebuah gambar dengan tampilan modern. Alih-alih menggambarkan episode tertentu dari Ramayana, adegan ini mengangkat Rama dan Sita sebagai pahlawan ideal dan simbol mitos cinta. Kontur memanjang mencerminkan tren modernis yang dimulai pada 1930-an. Bahasa Indonesia English

Read full post

Ngereh

Gambar ini menampilkan adegan penyihir dan setan. Dalam cerita Calon Arang, leak dilepaskan oleh Rangda, sang penyihir, untuk menimbulkan malapetaka pada musuhnya. Rangda ada di tengah, memegang gulungan kunci kekuatan gaibnya. Bahasa Indonesia English

Read full post

Dukuh Suladri Scene of Wayan Buyar

Gambar ini menggambarkan adegan dari cerita Bali, “Dukuh Suladri”. Tokoh utama, Dukuh Suladri, menerima kunjungan seorang pelamar, Wayang Buyar yang ingin menikahi putri Suladri. Pelamar tidak disukai. Perhatikan isyarat tangan Suladri, dan sikap enggan putrinya. Bahasa Indonesia English

Read full post

Ramayana

Hanoman (kanan), pahlawan kera dari Ramayana, sedang memperkenalkan putranya yang didampingi istri dan anaknya, kepada Rama dan Laksmana. Perhatikan gerak-gerik karakter. Rama adalah pelindung, dengan tangannya menepuk bahu, sementara anak Hanoman menunjukkan rasa hormat. Gaya lukisan ini naratif, dengan ikonografi yang berasal dari pertunjukan wayang. Rama dikenali dari hiasan gelungan kerajaan di kepalanya. Bahasa Indonesia …

Read full post

Meja Kerja I Gusti Nyoman Lempad

Lempad biasanya bekerja di atas meja yang dibuat sesuai dengan tinggi tubuhnya. Meja ini adalah meja yang biasa digunakan Lempad dalam berkarya, khususnya menggambar lukisan-lukisannya. Bahasa Indonesia English

Read full post

Lovers

Map Kulit ini diduga bergambarkan Sang Hyang Semara Ratih. Dalam mitologi, Sang Hyang Semara Ratih dihayati sebagai simbol cinta kasih yang penuh dengan keinginan, kesetiaan, serta pengorbanan. Bahasa Indonesia English

Read full post

Paet, Pengutik, Blakas

Sebagai seorang pematung, Lempad tentu menggunakan berbagai macam alat untuk mewujudkan bentuk yang dirancang. Beberapa alat yang ia gunakan dalam mematung dan mengukir masih tersimpan sampai kini, beberapa di antaranya adalah paet (pahat), pengutik (pisau kecil), dan blakas (pisau yang cukup tebal dan besar). Bahasa Indonesia English

Read full post

Bade (Tower Kremasi)

Bade (Tower Kremasi) biasa dibuat dalam upacara ngaben, khususnya untuk membawa jenasah ke kuburan, tempat membakar jenasah. Sebagai seorang undagi kepercayaan Puri Ubud, Lempad dipercaya sebagai perancang desain Bade yang megah kala raja meninggal. Maket ini merupakan bade tumpang 11, yang merupakan jumlah atap terbanyak dari jenis bade. Bahasa Indonesia English

Read full post

Palungan – Perendam Topeng Barong

Palungan biasanya difungsikan sebagai penampung air untuk keperluan tertentu. Lempad memanfaatkan Palungan untuk merendam topeng, dan beberapa karyanya yang bermediakan kayu sebelum diukir. Air tersebut akan dicampur dengan tembakau dengan tujuan pengawetan. Bahasa Indonesia English

Read full post